Memasuki Era Pembayaran Digital


      Perkembangan teknologi yang sangat pesat memberikan berbagai kemudahan dalam tatanan kehidupan termasuk dalam melakukan transaksi keuangan. Dulu transaksi pembayaran hanya bisa dilakukan dengan uang tunai atau transfer bank yang mengharuskan kita antri di bank. Sekarang, pembayaran bisa dilakukan dengan transfer online tanpa kita harus keluar uang tunai atau antri di bank untuk melakukan transfer. Prosesnya jadi lebih praktis dan hemat waktu. Namun, untuk melakukan transaksi pembayaran online dibutuhkan perangkat pendukung yang memadai. Perangkat ini berupa komputer yang dilengkapi jaringan internet atau telepon pintar yang memiliki paket data internet.
     Sementara itu, dalam beberapa waktu terakhir ini, pembayaran tunai di loket-loket tertentu seperti gerbang tol, loket bis Transjakarta atau loket kereta JABODETABEK tidak lagi menggunakan uang tunai, tetapi menggunakan kartu pembayaran elektronik yang di dalamnya sudah terisi saldo uang. Saldo uang ini bisa diisi melalui supermarket, mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau transfer online. Pada awalnya mungkin para konsumen pengguna layanan merasa kurang nyaman karena harus membeli kartu pembayaran elektronik terlebih dahulu dan selalu melakukan isi ulang saldo apabila saldo sudah tidak mencukupi untuk melakukan pembayaran.
      Namun di sisi lain, konsumen pengguna layanan juga dimudahkan ketika akan melakukan pembayaran tiket tol, tiket bis Transjakarta atau tiket kereta JABODETABEK. Mereka tidak harus antri lama untuk membayar pembelian tiket dan menunggu uang kembalian jika ada. Mereka juga tidak perlu lagi repot-repot mencari uang pas supaya tidak perlu uang kembalian. Mereka hanya cukup menempelkan kartu pembayaran elektronik pada mesin pembayaran elektronik yang tersedia di loket pembayaran. Tentunya konsumen jadi lebih hemat waktu dan praktis ketika melakukan pembayaran.
      Dalam perkembangannya saat ini, muncul satu model pembayaran dengan menggunakan aplikasi dari telepon pintar. Sebut saja GO-PAY, feature pembayaran online bagi para pengguna layanan GOJEK, salah satu moda transportasi online. Awalnya GO-PAY hanya digunakan untuk membayar tarif GOJEK setelah konsumen menggunakan salah satu layanan yang ada. Namun, saat ini, GO-PAY juga dapat digunakan untuk melakukan pembayaran selain tarif GOJEK. Salah satunya adalah pembayaran belanja barang di supermarket tertentu. Sama halnya dengan kartu pembayaran elektronik yang perlu melakukan pengisian saldo uang, untuk dapat melakukan pembayaran dengan GO-PAY, konsumen harus mengisi saldo uang terlebih dahulu. Pengisian ini bisa dilakukan melalui transfer online atau pengisian oleh pengemudi GOJEK.
      Aplikasi lainnya dengan tipe yang hampir sama adalah OVO. Kategori pembayaran yang bisa dilakukan dengan aplikasi OVO antara lain pembayaran di loket-loket parkir yang bekerjasama dengan OVO. Selain itu, kita bisa melakukan pembayaran PLN, BPJS Kesehatan, TV Kabel dan asuransi. Kita juga bisa beli paket data, pulsa atau pascabayar dengan aplikasi OVO. Saat ini, OVO telah bekerjasama dalam hal pembayaran dengan GRAB, moda transportasi online seperti GOJEK. Para konsumen yang menggunakan layanan GRAB dapat melakukan pembayaran tarif dengan OVO. Dari kedua aplikasi ini, manfaat yang diberikan hampir sama, yaitu mengurangi pengeluaran uang tunai dalam melakukan pembayaran. Kita juga tidak perlu antri atau keluar rumah untuk pembelian pulsa, pengisian paket data dan pascabayar ataupun pembayaran asuransi, BPJS Kesehatan dan asuransi. Intinya adalah kepraktisan dan hemat waktu dari transaksi pembayaran atau pembelian produk tertentu.
      Kalau kita perhatikan, jenis-jenis pembayaran seperti di atas akan terus ada bahkan mungkin akan bermunculan aplikasi-aplikasi sejenis. Yang baru-baru ini muncul adalah aplikasi DANA dengan kegunaan yang tidak jauh berbeda dengan OVO. Masyarakat, khususnya para pengguna telepon pintar sudah mulai terbiasa dengan pengguaan GO-PAY maupun OVO. Untuk aplikasi DANA sebagai aplikasi baru, promosi sedang gencar dilakukan supaya masyarakat juga mengenal dan menggunakan aplikasi ini. Ya, inilah efek dari kemajuan teknologi khususnya dunia digital. Tujuannya adalah memudahkan kita untuk bertransaksi, mengurangi penggunaan uang tunai untuk pembayaran dan efisiensi waktu ketika bertransaksi. 
Situasi ini menunjukkan bahwa era pembayaran digital sudah mulai masuk di Indonesia. Mungkin untuk saat ini belum semua kalangan masyarakat menggunakan pembayaran digital karena masih ada yang belum terbiasa. Orang-orang masih merasa nyaman melakukan pembayaran dengan uang tunai Apalagi untuk saat ini pembayaran digital memang belum menyentuh seluruh aspek kehidupan. Contohnya bayar ongkos angkutan perkotaan, belanja di pasar-pasar tradisional atau beli makanan di warung-warung makan. Namun pada saatnya nanti, ketika pembayaran digital sudah mulai umum digunakan untuk keperluan apapun bahkan sampai di warung-warung sekitar pemukiman, maka sebagian besar kalangan masyarakat akan menggunakan pembayaran digital untuk berbagai keperluan. Sama halnya dengan penggunaan moda transportasi online oleh sebagian besar kalangan masyarakat pada saat sekarang ini.

Belum ada Komentar untuk "Memasuki Era Pembayaran Digital"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel